Showing posts with label dessert. Show all posts
Showing posts with label dessert. Show all posts

Wednesday, 24 June 2015

7 Ramadhan 1436H - Khasiat Laban


Laban ataupun plain yogurt drink ini sangat mudah didapati kedai-kedai runcit di Arab Saudi. Reason being it is a staple drink taken regularly by the Arabs (in hot weather countries). It has cooling effect and helps replenish all the water and salt your body needs in such hot weather. In Saudi Arabia you may find yogurt drink labelled as Lebanese Ayran - ayran is the Turkish word for yogurt (laban). Benda sama nama je berbeza.


I first encountered laban in an Arabic grocery shop operated by the owners of the famous Zam Zam Restaurant in Oasis, Section 9 Shah Alam. A small bottle of 250ml is sold at RM1.40. Very very cheap indeed. Laban is a unflavoured (plain) yogurt drink unlike Lassi (Indian sweet and fruity yogurt drink) yang banyak dijual di pasaran kita, so it might take some time for you to get accustomed to the plain (sometimes a little bit salty) sour taste. I'm OK with it coz I already know that plain undesirable thing is actually packed full with goodness!


Laban in assorted brands produced in Saudi Arabia. Laban jenama Al Safi dan Activia (an international brand) banyak didapati di Makkah. While Nadec brand lebih popular di Madinah. The 500ml is sold at SR2 equivalent to RM2. The small ones are sold at SR1. Cheap huh?


When I break the news about leaving for umrah.... well I didn't exactly make an announcement. Rather a very subtle status update on facebook about how we have to give Fahmi (who sported a tonsilitis induced fever) extra care under the hot weather when we get there. One very sharp lady responded by bidding us 'safe journey' and shared the tips to maintain body fluid and coolness by drinking plain yogurt. Jadi dari permulaan kami jejak kaki di Madinah lagi perkara pertama saya buat ialah cari kedai runcit dan stock up our mini fridge dalam bilik hotel dengan laban! ;-)


Hubby don't really like the taste of it. Tapi dia minum juga sekerap yang boleh untuk kekal sihat. Tapi dia tak boleh beat kekerapan saya melantak minum laban. I think I almost clean up our stock setiap hari. The kids drink them too, only when they were told to. My mum? Ha ha... she's not a fan.


Alhamdulillah dengan cuaca di Madinah yang mencecah 46C, matahari tegak atas kepala tanpa bayang dan udara yang disedut masuk hidung pun berbahang - saya pernah duduk dalam engine room kapal laut yang panas berkuap pun udara nya tak sepanas ini. Yes, di awal ketibaan kami di Madinah we do get lethargic, kering tekak dan sebagainya. Tapi sehingga kami tiba di tanahair kami semua berada dalam kesihatan yang baik, dengan izin Allah. Agak mengujakan kerana kami tidak mengalami batuk-batuk atau selsema seperti kebiasaan jemaah umrah yang baru pulang. Again, praise to Allah yang mengizinkan dengan berkat minum air zam zam umpama rasa nak makan zam zam & laban, minum zam zam & laban, mandi zam zam & laban, bernafas pun zam zam dan laban.


Ni, tengah musim panas di bulan Ramadhan ni kan sesuai sangat minum laban. Why not make a change in your diet. Minum a glass for sahur or even masa berbuka. Give it a try dan rasakan perubahannya. You might even get addicted to it! ;-)


You can actually make your own laban drink you know. All you need is just:

250ml plain yogurt (low fat preferably)
3 cups water
1/4 teaspoon salt


Mix everything together until yogurt dissolve. Keep chill in the fridge before you serve.
Cool, kan?

Thursday, 9 October 2014

While I'm Away From Blogging World


Saya belek-belek total entry post saya this year, terkejut dan tergelak sendiri. Punyalah merudum jatuh dari seratus lebih sampai 30 something saja. Kot orang lain agaknya dah close down blog. Jangan-jangan saya juga menghampiri fasa closing down atau abandon blog kot? 


Iya saya akui mood blogging semakin kurang. Sebab sibuk menguruskan rumahtangga. Saya tak pasti how others managed to run their house and keep their blogging momentum going. Most of the time saya jadi exhausted. Dan kebanyakan masa saya korbankan hasrat update blog for time spending with my children atau merehatkan diri saja. Yang pastinya, time away from blogging digunakan sebaik-baiknya untuk sempurnakan tanggungjawab lain. 


Dan saya juga mendapati bila tak berblogging masa senggang yang tak berapa nak senggang rupanya banyak beralih kepada membaca buku! I think I read more book this year berbanding tahun-tahun sebelumnya. And yes, I'm talking about books... bukan novel atau fiksyen semata. Bukannya saya baca banyak novel pun. Ulang baca yang sama ada ler. Hanya novel terpilih saja yang saya baca. Novel berbahasa Melayu paling banyak pun 2!!! Novel berbahasa Inggeris pun saya hanya baca karya novelis kegemaran. Yang ini rasanya more than 10. Selebihnya saya lebih terarah membaca buku-buku motivasi dan tarbiah ringan, buku-buku sejarah Islam dan pendidikan anak-anak. Pun begitu masih banyak yang tak habis baca. Saya punya tabiat baru. Suka himpun buku-buku yang belum habis baca atas coffee table kat ruang tamu. Motif? Supaya bila-bila masa senggang atau melepas lelah di atas sofa terus nampak buku. Boleh terus capai dan sambung baca. Biarlah walau sempat 2 mukasurat cuma. Itu saja cara yang boleh buat saya make progress dalam pembacaan.


And what else yang saya sibukkan hingga tak sempat update blog lagi dah? 


Sudah lahir penghujung bulan September lalu. Inilah 'baby' baru saya yang banyak menuntut masa dan tenaga saya. Jemputlah like jika suka. Kalau tak suka sila share! Hahahaha...

Wednesday, 4 June 2014

Brownies Challenge : Recipe #1 Brooke's Bombshell Brownies

Saya suka brownies. Saya tak ingat bila kali pertama saya makan brownies. Tapi saya ingat brownies paling sedap yang saya pernah makan ialah brownies yang dijual di Dunkin Donuts. Masa itu saya di tingkatan 5 agaknya. Saya akan kumpul duit belanja seminggu semata-mata untuk beli brownies di Dunkin Donuts. Rasa nya saya sedap. Fudgy, chewy and very chocaltey, very dark. Very very yummy!
Mesti mau rasa at least seminggu sekali. 


Sayangnya, menu brownies sudah tidak lagi dijual di Donkun Donuts. Saya tak tau kenapa.
Dan saya sangat-sangat rindukan brownies tersebut. Sampai sekarang tak pernah jumpa lagi brownies sesedap yang dulu.


Of course saya pernah buat brownies. Antara recipe terawal yang saya jadikan entry blog ini adalah brownies. Ianya adalah gluten-free brownies. Nanti saya repeat semula dan post yang baru. Untuk kali ini saya mau introduce recipe brownies yang saya sudah cuba 2 kali dalam masa sebulan ni. Uh ummm... you bet it was delicious. Pasal itu buat 2 kali kans?

Mr hubby cabar saya untuk hasilkan brownies sesedap dunkin punya. Sebab dia tak pernah makan dunkin punya jadi dia suruh saya buat yang paling hampir menyamai dunkin's supaya dia boleh bayangkan betapa sedapnya brownies yang saya makan dulu. So here is recipe #1. Brooke's Best Bombshell Brownies





Nakkan brownies yang fudgy dan chewy beragntung kepada tempoh masa anda membakar. Saya rendahkan sedikit suhunya dan tambah masa membakar kepada 5 minit. Elakkan membakar sehingga adunan brownies kering. Your brownies should be a little underdone. and you'll get chewy fudgy brownies.



Brooke's brownies ni memang tak boleh berhenti kalau dah makan. Lepas satu satu masuk mulut. Sekejap je habis ;-).


Thursday, 29 May 2014

Creme Brulee ... French Custard Pudding

 Seingat saya dah lama teringin nak buat creme brulee sendiri.
 I was intimidated knowing it is a French dessert and how complicated and delicate a French cuisine can be. I wasn't sure if I could get the egg custard consistency right. And the idea of blow-torching the sugar until it burnt and caramalised sounds like nothing a home cook can handle.


I was young. But now that I'm older and much more experience in the kitchen pffftttttt... And I've seen how Ashley the contestant on Australia's My Kitchen Rules season 4 did hers, I am more confident. Infact I have this determination to conquer another French dessert.




The first thing i did was invest RM49 on a blow torch that I've been eyeing at Ace Hardware next to Jaya Grocer where I use to do my grocery shopping. I also bought 3 cylinder of butane gas at RM18. I wish they sell individual cylinder instead of 3 in one packages. But hey, its Ace Hardware what do you expect.


Once I own a blow torch, I bough all the ingredients. What are they? Well, nothing you can't find in your kitchen or fridge. Egg, sugar, vanila essence and the only thing that you don't always have ready in the fridge is whipping creme. I use non-dairy.

And you also need a good fool-proof recipe. None other than Chef Anna Olson's. 
Trust me, her recipe is perfecto!  Just follow her recipe step by step and you'll get a luscious mouth-watering creme brulee.



If don't own a blow-torch there is another way getting the sugar caramelised. Preheat you oven to 180C, only grill setting. Place your puddings on most top rack of your oven. Close the oven door and keep watching untill the sugar burnt. You don't want to leave them too long in the oven otherwise your pudding will melt away. We don't want that. We want the pudding still set and the caramelised sugar will also set once you remove from the oven. The caramelised sugar or what they refer as 'brulee' will harden and become a glass mirror like consistency. The excitement of eating or making this pudding comes when you have to knock on the brulee with the back of your spoon to break the 'glass'. If it hard enough to be broken then you know you got it right.


Thursday, 6 February 2014

Dessert Table: Rum-free Chocolate 'Icecream' Cake Ball

Hello February!
The shortest month of the year but the most celebrated month by many. Sebab ada hari kekasih kot.
Pada saya bulan February sangat istimewa. Kerana pada tarikh akhir bulan February adalah ulang tahun kelahiran Ma saya. So, we look forward to that day ;-).


Okay, I know haven't been posting enough baking and cooking pics. Tapi itu bukan bermakna I don't bake or cook at all. Editing took times. Dan saya tak suka buat kerja in a rush. So here is, I present you my Rum-free Chocolate 'Icecream' Cake Ball. Note the inverted comma dekat perkataan icecream tu ye ;-).


Wahhh... nama panjang gitu. Macam tamak je. Saya guna formula yang diperturunkan oleh my ex-boss dalam ilmu persuratan masa bekerja dulu. Nama atau subject title harus menggambarkan isi secara jelas. Jangan buat orang pening. Biar baca tajuk je dah tau apa kebenda isi cerita. Ha ha... tapi hat ni mesti mau cerita panjang juga bagi perjelas habis.


Musim panas begini memang sedap tekak makan aiskrim kan? Tapi tunggu dulu. This is not a real icecream. It's a fake icecream, made to look like an icecream. But it's edible. You can eat them ;-).


The main actor of this 'icecream' assemble is the rum-free chocolate ball. I made the chocolate ball my style - the halal version of  germany's popular truffle-like confection rum ball.





A rum ball is actually made of cakes or cookies yang dihancurkan kemudian digaul dengan finely chopped raisins dan melted chocolate untuk mudahkan ia dikepal/dibentuk. Ia dipanggil rum ball kerana the original version memang letak rum sebagai penaik perisa. But yang saya buat ini 100% halal free from alcohol.


Untuk mendapatkan rasa yang tidak lari daripada rum ball asal, saya rendam kismis hitam bersama freshly squeezed lemon juice atau boleh juga ganti dengan jus oren tapi mesti jus dari buah sebenar bukan dari kotak ye puan-puan. Rendam untuk 1 jam. Air perapan jangan dibuang. Sebaliknya saya tambahkan sedikit ke dalam adunan chocolate ball tadi. Jus perapan kismis tadi membangkitkan rasa yang enak pada chocolate ball.





I refrigerated the chocolate ball for about 15mins while I prepare the white chocolate compound sebagai saduran. I tinted them with yellow colouring. White is so boring kan? Wait for the chocolate compound temperature gone to 45C before I dipped those chocolate balls into them. Shake of excess, jangan terlalu tebal just a thin coating cukup untuk mendapat effect bunyi "kruppp..." bila digigit. Celup mini icecream cone ke dalam coklat dan lekatkan chocolate ball ke atasnya. Then pipped some melted milk chocolate and topped with glazed cherry. Let it sit or return to fridge untuk disimpan.
Mudahkan? Turning something yang asalnya biasa-biasa saja kepada sesuatu yang luar biasa ;-).





The kids love them. Siapa yang tak terpesona kalau sudah dibentuk cantik macam mini aiskrim kan?
It works as a perfect dessert table idea. Dan juga as kids's party pack idea. Or perhaps as a perfect surprise for your loved ones.
But be prepared to pay for it. It can be costly ;-).

Monday, 23 September 2013

Cherry Tarte Genoise




Cherry Tarte Genoise = Tart Span Buah Ceri???


Whatever. 
Resipi asal dari buku Tart & Pie oleh chef tersohor, Chef Wan terbitan Marshall & Cavendish, Singapura.
Ada banyak resipi tart atau sweet pie di dalamnya, majority menggunakan buah-buahan segar barat. 
Saya baru mencuba resipi yang satu ini. Itupun saya cuba memahami apa sebenarnya yang dimaksudkan dengan tarte genoise ini. Kerana tiada penerangan diberikan untuk setiap variasi tart, hanya resipi semata-mata. Barangkali berpadananlah dengan harga buku bersaiz nota, RM9.90 ini.
Ia adalah kompilasi resipi semata-mata. Yang terbaik tentunya daripada chef tersohor. 





Saya buat sedikit research tentang tarte genoise. Tetapi tidak mendapat maklumat yang memuaskan. 
Tarte genoise adalah gabungan bahasa Perancis, tarte. Dan bahasa German, genoise = dari sudut masakan ia merujuk kepada sejenis kek span. Munasabah juga telahan saya (jika silap harap diperbetulkan), kerana tekstur filing tart ini lembut serta gebu seperti kek span hasil daripada proses memukul putih telur secara berasingan daripada kuningnya sehingga teksturnya seperti meringue. 
Cuma bezanya kek span ini kaya dengan 'nutty flavour' hasil penggunaan serbuk badam sebagai ganti kepada tepung gandum.


Lega sedikit kerana resipi ini calls for dark pitted cherries in can. Kalau tidak letih juga nak membayar harga buah ceri segar dari ladang Australia (lagipun ceri segar tengah off season sekarang). Tart ini tak begitu manis. Sesuai untuk tekak Melayu asli. (*_*).


I'll update recipe later. 


Thursday, 4 April 2013

Strawberries in Tuxedo


Inilah dia surprise No.1 yang tak menjadi tu. Dah ternampak dek Yaya masa saya nak snap pics petang itu. Langsung dia tak boleh menahan diri, ngappp seketul dan-dan itu juga.





Strawberries Korea memang tengah berlambak sekarang. Dan masak ranum. Kalau beli sebulan dua yang lepas semuanya masih merah jingga lagi dan rasanya pun tak manis. Harga sebulan dua lepas juga agak tinggi RM12.99 di Giant. Tapi sekarang memang masa yang sesuai untuk beli strawberry ini sebab sudah masak ranum sangat. Manis jangan cakaplah. Dan jauh lebih murah. Saya beli di Jaya Grocer baru RM10.99. Sedih sekali di Giant harga tak mau turun-turun. 



Strawberry bersalut coklat ni cik Yaya sorang saja yang gemar. Saya sendiri lebih suka makan begitu saja.


Dalam perkembangan lain, mil masih di hospital. Tempohari ada buat prosedur drainage untuk keluarkan lendir yang terkumpul pada kedua-dua belah betisnya. Tapi kurang success kerana lendir terlalu pekat. Doktor bimbang lendir tersebut adalah nanah kerana ikutkan keadaan mil yang sekejap demam sekejap baik itu mungkin petanda jangkitan kuman (akibat nanah). Masih lagi dalam pantauan doktor. Buat masa ini tugas menjaga mil diambil alih bergilir-gilir oleh 2 orang kakak ipar (seorang datang dari kampung). Memang perlu jagaan rapi sebab tak boleh bergerak sendiri. Macam-macam usaha sekarang ini. Moden dan tradisional. Moga dapat memecah kebuntuan.

Tuesday, 9 October 2012

Basbousa - Untuk Si Manis Macam Saya...!!! :-)

Saya tak perlu repeat. Saya suka benda-benda manis.
I love desserts. I'm a dessert first, mains last kind of person.
Lately ni saya kurangkan makan benda-benda manis.
That's why you don't see any pictures of my bakings. Sebab saya dah tak whip up anything sweet di dapur except tempahan orang je.
I just found out makan terlalu banyak benda manis boleh menyebabkan collagen dalam badan pupus.
Hence kulit tidak firm, kendur - lost its suppleness.
Not only that, you also need collagen for your joints, ligaments and tendons.
Dah lah collagen decrease as you age kan. Haruslah berpantang sikit bab-bab benda manis ni.


So after a while... well berbulan juga berpantang, masa my birthday tempohari I finally let myself indulged in sweet things - Basbousa!
Tak puas makan yang beli kat Zam Zam restaurant, saya buat sendiri sebab malu lah dengan pak Arab tu.





Recipe courtesy of http://arabic-food.blgspot.com

Sugar Syrup Ingredients:

1 cup sugar
1 cup water
1 tablespoon clarified butter
2 talbespoons lemon juice


Sugar Syrup Preparation:

Put ingredients for sugar syrup into a pot and bring to a boil.
Add 1 tablespoon clarified butter.
Simmer for about 15 minutes and cool.


Basbousa Ingredients:

2 cups semolina flour
1 cup sugar
1 cup coconut flakes
1 cup clarified butter
1 cup milk
1/2 talbespoon plain yogurt
1/2 cup slivered almonds, or 1/2 cup chopped hazelnuts


Basbousa Preparation:

Mix the sugar, coconut and semolina flour.
Put the milk and butter in a pot and bring to a boil.
Add the semolina mixture to the milk and butter, plus remaining ingredients and mix well.
Coat a baking tray with butter.
Pour into a baking tray 1/2 inch high and distribute evenly.
Bake at 350 degrees for about 35 minutes until golden-yellow.
Remove from the oven and distribute slivered almonds or chopped hazelnuts over the top of the backed Basbousa. Press the nuts gently with your finger.
Leave the Basbousa to cool for 1 hour.
Soak with the cold sugar syrup.
Bake at 200 degrees for 5 minutes until golden-yellow.
Cut into pieces and serve warm or cold.










Hubby don't share my passion for sweet little treats. Owh itu cakap di bibir saja.
Lidah lembut tak bertulang, bibir apatah lagi.
Dah tak terkejut kalau dia berebut sudu atau garfu atas meja berlumba nak gobble up dessert saya.
Nak panggil apa orang macam ni ye? Suka kata dia tak suka manis.
Geleng kepala tengok saya meratah kaya begitu saja.
Suka merungut kalau nampak saya pegang coklat or beli coklat.
Trust me, sebaik saya peel off pembalut coklat dia akan rampas dulu.
Owh... saya tau... he's living in denial.
Dia malu nak mengaku kalah dengan godaan-godaan manis saya!!!! :-)


Thursday, 16 August 2012

27 Ramadan 1433H- For Sweet Tooth Only

Selalu time puasa ni tekak mesti teringin nak makan kuih-kuih Melayu je kan?
pasal tu kalau pergi pasar ramadan time tu lah kita jumpa macam-macam jenis kuih
yang takde di luar bulan puasa


Tapi tiba-tiba tekak teringinlah nak makan dessert mat salleh
maklumlah, mak ai cakap kan kami punya ancestor ada darah French+Siam gitu
patutlah tekak ai western sangat dari kecil
bluwekkkk... sila muntah hijau
eh eh jangan muntah... jangan muntah kang batal puasa





Nak makan cheesecake tapi tak nak buat besar nanti tak habis membazir
saya buatlah kecil-kecil cinonet muat mulut comel saya ni






Cik Yaya kan gigi dia masih sakit
jadi buat puding mangga ni senang tak payah kunyah
sumbat dan telan je
paling tidak tekan dengan lidah dan lelangit








Puaslah dapat portion untuk 2 hari ;-)






Wednesday, 1 August 2012

12 Ramadan 1433H - Fit For A King

I first came across Puding Raja in a women's magazine. It was an interview with chef & writer norzailina nordin.
She mentioned about how the dessert was rejected when she first prepared them for a function graced by a menteri besar. Apparently puding raja was not a popular dessert among commoners thus when she introduced this dessert she received a frown. So she quickly explain that this dessert originated from the kitchen of Pahang royals. Hence the name Puding Raja. And it was well received by the attendees.





The pudding were made up by a layer of ripe bananas fried in butter which lends beautiful aroma to the bananas. A layer of jala emas (sweet delicacy made from egg yolk), then granished with prunes, glazed cherries or roasted cashew nut. Mildly sweetened milk is pour just before you eat them.






I made the jala emas myself menggunakan 10 biji telur kuning untuk menghasilkan satu mangkuk kecil jala emas. Terpaksalah buat sebab mana nak dapat jala emas dekat KL/Shah Alam ni. Takdelah susah sangat nak buat, cuma rumit sikit nak kirai kuning telur dalam air gula supaya dapat urat-urat halus yang dipanggil jala emas.






Minggu ini memang banyak buat kuih-muih manis. Agaknya dek rasa tercabar dengan kehebatan pasangan Nic & Rocco - dubbed as the Dessert King dalam My Kitchen Rules (Australia). Ahkak nak lah juga jadi Dessert Queen. Oh ya by the way, both of them akan berentap today against another favourite of mine Carly & Emily untuk tempat ke final. Walaupun saya dah tau keputusan akhir tapi nak lah juga tengok kehandalan mereka memasak. Setiap Isnin-Rabu mesti melekat depan tv dari jam 6pm-7.15pm. Mr Hubby pun sama layan. Dia pun minat program lawan masak ni. Very inspiring you!

Wednesday, 18 July 2012

Chocolate Mousse

Saya ada banyak entri tertunggak. But don't have the mood to write.
I found that when I'm not sitting on my working table, nak karang sebaris ayat pun jadi susah. Kalau dulu rasa mencurah-curah idea nak mengarang.
Is this one of the many downside of not working? Tetiba rasa seram pulak.

Ok lupakan rasa seram tu sekejap. Saya ada beberapa photos of dessert that I made recently (note the past tense). Jangan lah tanya berapa kurun dah saya buat sebab saya pun lupa! Hehe

I made this chocolate mousse just to kill the time. Bahan-bahan tak perlu banyak. Mostly memang sedia ada kat rumah. Dan saya cari resipi yang sesuai dengan bahan yang saya ada.




Ada beberapa variasi resipi. From the ones using eggs for creamy and thick mousse to the ones using whipped cream for fluffy and light mousse. There are recipes adding gelatin sebagai ejen pemekat mousse. I choose the recipe from taste.com.au which combines eggs and thickened cream for creamy mousse. And also because I always have a box of thickened cream in the fridge.


Ingredients
150g dark chocolate, chopped
3/4 cup thickened cream
2 eggs, separated
2 tablespoons caster sugar


Method
1. Place chocolate in a heatproof, microwave-safe bowl. Microwave, uncovered, on medium (50%) for 1 to 2 minutes, stirring every 30 seconds with a metal spoon until melted and smooth. Set aside for 5 minutes to cool.
2. Using an electric mixer, beat cream in a small bowl until soft peaks form. Wash and dry beaters. Beat eggwhites in a separate small bowl until soft peaks form. Sprinkle sugar over eggwhites. Beat for 1 to 2 minutes or until mixture is thick and glossy and sugar has dissolved.
3. Add egg yolks to chocolate. Using a metal spoon, stir to combine (see note). Stir one-third of eggwhite mixture into chocolate mixture until well combined. Fold in remaining eggwhite mixture. Fold in cream.
4. Spoon mixture into a large snap-lock bag. Snip a 1cm triangle from 1 corner of the bag. Pipe mixture into eight 70ml-capacity shot glasses. Cover with plastic wrap. Refrigerate for 3 to 4 hours or until firm. Decorate with cachous. Serve.






Hubby cakap a little bit too sweet for him. But the children kata "...tak lah. Ok je". Saya rasa memang manis sedikit... sikit je lah and I know why. Saya guna cooking chocolate yang sebenarnya sudah sedia manis. Patut guna dark chocolate then only you can add sugar.




I made 4 gelas pendek. 2 1/2 gelas dimakan oleh Yaya! Tapi dalam masa 2 hari lah. Tak berapa bagus sebenarnya sebab guna raw eggs... sebaik-baikya cuba guna pasteurised eggs kalau nak buat chocolate mousse.

Wednesday, 4 July 2012

Segalanya Limau (...and Lemon)

Cooks and bakes of last weekend. Mengambil aura Masterchef Celebrity, tema hidangan minggu lepas adalah Limau dan seangkatannya.


Lemon Lime Square (Pie) yang tersangatlahhh mashammmm nye! Pesanan penaja, sila be generous with sugar kalau nak buat pie ini.





Lime & Mint Macchiato. Resipi courtesy of kak yan from Yan's Family, Frens, Travel And Food Journal. Minum air ni rasa 'sihat' sebab letak pudina hehe




Clockwise: Lime Squares (pie), Lime Macchiato, Laksa Johor & Ulam-ulaman laksa johor




Laksa Johor ala Chef Ridz ni memang superb. I was contemplating between Chef Ridz recipe and Che Wan's recipe. The latter punya ingredients lebih banyak ( i guess banyak lapisan rasa)dan more complicated so I choose the former. Lebih ringkas dan yang penting cepat siap. The taste sangat superb.


Verdict: Jury keep on "emmm..." "aaahhhh" bila makan laksa johor but semua sepet-sepet mata bila makan lime pie. Sabar jelah bila musim masterchef tiba memang macam ni lah family saya hehehe

Sunday, 24 June 2012

Red Rubbies - Tak Dapat Pakai, Makan Pun Jadilah...

Nak beli batu ruby bercupak-cupak ahkak tak mampu. Kita buat sendiri jelah ye?



Bukannya susah pun, beli sengkuang sebiji kat kedai Acheh tu, balik rumah potong dadu.



Pastu gaul dengan 2 sudu makan pewarna merah. Biar dia berendam kejap.



Kejap lagi salut sengkuang merah tu dengan tepung ubi kayu. Letak semua bahan dalam plastik lagi senang. Kita goncang-goncang je bagi dia bersalut tepung.



Didihkan air dalam periuk dan rebus sampai sengkuang tu agak lembut. Janganlah sampai overcooked. Agak-agak masih ada kerangupan dibahagian tengah tu bolehlah diangkat. Letak terus dalam bekas ber ais batu lagi bagus supaya dia tak melekat sesama sendiri. Sebab tepung ubi tu membuatkan tekstur sengkuang jadi melekit macam sagu mata ikan gitu.


Pastu apa lagi? Ikat dengan platinum ke emas ke, pakat-pakat gantung lah kat leher, jari, tangan dan kaki ye? Mengidam sangat nak pakai batu ruby kan? Hehehe


Lepas tu the red rubbies tu bolehlah dimasukkan dalam kuah santan yang sudah dididihkan sekejap atas api perlahan, tambah air gula, cebisan buah nangka (kalau ada dan suka letak). Sedap dimakan sejuk, jadi tambah ais ye puan-puan.



Inilah dia dessert orang Thai - Tub Tim Krob @ Red Rubbies in Coconut Milk.


Ahkak ni ada sedikit jakun. Dulu masa kecil mati-mati saya ingat red rubbies tu adalah sagu mata ikan. Dah besar baru tau rupanya sengkuang disalut tepung ubi. Pasal tu rupa dia berkilat, kenyal dan lekeit macam sagu. Kreatif sungguh orang Thai ye.

Cuaca panas sedap makan/minum dessert ni. Sejuk rasa kerongkong. Rasa tak boleh berhenti mengunyah red rubbies tu. Nak beli batu dia tak mampu kan? Tak dapat pakai dapat makan pun jadi lah.

Wednesday, 25 January 2012

Mixed Berries Parfait

You don't need to go to France to sample a taste of French.
Yelah tu, sebenarnya ayat cover sebab duit tak cukup kan nak travel ke France.
Owh whatever!.
Lepas makan nasi kerabu dengan daging bakar dan sos cili ala thai pedas berapi semalam haruslah di'tawar'kan rasa pijar tu dengan sesuatu yang manis kan?
Saya tak prepare sebarang dessert sebenarnya sebab bukanlah kebiasaan hakiki makan dessert lepas lunch or dinner
Tapi incik hubby request for this fruits parfait yang saya perkenalkan kepadanya malam sebelumnya
I initially made this parfait sebagai snack, malam-malam bila terasa lapar I just mixed then in a small bowl untuk hilangkan rasa lapar
maklumlah dah nak tidur tiba-tiba lapar cari biskut takde pulak
tak sangka become a hit pulak ;-)
Yang ini bergaya sikit punya lawa kan? Maklumlah nama pun dessert haruslah cantik, seksi dan menggoda
Lagipun dalam seminggu cuma 2 kali saya sediakan hidangan untuk keluarga, haruslah plating saya istimewa sedikit

What is parfait?
Parfait comes from a French name which means 'perfect'. Kalau kat France parfait sebenarnya adalah sejenis hidangan pencuci mulut yang dibekukan menggunakan bahan utama seperti krim, sirap gula dan telur. Sila rujuk cik wikipedia untuk full version ye.


Parfait yang saya buat ini adalah versi popular in the northern US menggunakan yogurt (saya guna Greek plain natural yogurt), dilapisi buah beri, potongan buah pic, bijirin dan diperisakan secara asli dengan madu. Kalau tak letak madu memang masam sekali rasa yogurt tu.
Nak lapis dengan puri strawberry pun boleh.
Bijirin yang saya guna pulak comes from the granola bars that I bought recently. Dalam granola bars tu kan ada macam-macam bijirin - ada oat, bertih beras, dried cranberries. Tau tak granola bars ni takde sapa nak makan kecuali saya.
Tapi bila diletak dalam parfait semua orang suka!
Ia memberi rasa rangup dalam parfait yang lembut dan berkrim itu ;-)

Sesuai juga sebagai hidangan breakfast. Sangat healthy with no sugar added! Sinfully delicious but healthy, of course saya suka!
Nak makan 10 gelas pun boleh, tapi kalau lepas tu rasa macam terlebih lawas je jangan salahkan saya ;-)